Justice May be Blind
Melihat tayangan K!ck Andy dengan topic Terperangkap di hutan rimba
membuka mata dan telingga serta menghalalkan fakta kebenaran,
pengesahan tak tertulis tentang sebuah kalimat “Justice May be Blind”
.Ya ! hukum di Indonesia ini mukin telah lama buta . Banyak para
penguasanya yang berlaku semena-mena, suatu KESALAHAN dengan keajaiaban
magic penguasa bisa menjadikannya sebuah KEBENARAN, para
pemutar-balikan fakta berkembang beranak pinak tanpa mampu lagi
dipangkas sampai keakarnya, mengada-adakan sebuah pengecualian untuk
seseorang kebal terhadap hukum.lihatlah kasus orang ini sangkanya,
dengan kekuasaannya ia boleh membeli harga sebuah nyawa sedangkan
karena kebodohannya ia tak jua tahu bahwa nyawa dirinya-pun tak mampu
ia beli.
Hukum seperti apa yang dilakoni oleh para pengadil di negeri ini, toh hakim dan jaksa saja bisa dibeli.
Kepada siapa lagi harus mengadukan kegundahan hati? Berapa orang lagi yang harus mati demi tumbal negeri ini ? Munir, Marsinah, Widji Tukul….dan harus berapa deret nama lagi untuk melengkapkan betapa buruknya hukum negeri ini.
Lantas siapa yang bertanggung jawab atas nasib warga Sidoarjo pada kasus Lapindo, anak-anak yang mati kelaparan, anak-anak putus sekolah.
Dimana janji para penguasa ketika kampanye dijalan-jalan,
dipelosok-pelosok desa, di sudut-sudut gang, disekolah-sekolah,yang tak
peduli ketika kulitnya terbakar terik matahari , yang tak lagi
digubrisnya ketika air hujan membuat tubuhnya kedinginan.
Tapi lihatlah ketika kekuasaan telah ditangan tak satu-pun janji terlaksanakan

Tak perlu lagi bambu runcing
Tak guna lagi peluru yang mendesing
Bising!
Telingaku sudah jengah!
Lelah mendegar deru suara mesin
Sudah…cukup sampai disini saja
Darah yang bersimbah di negeri kita
Kita ini sudah merdeka!!
Tidakkah kau dengar lantunan lagu Indonesia Raya?!
Tidakkah kau lihat kibaran bendera kita?!
Tak ada lagi Jepang dan Belanda
Kalaupun ada, hanya sebagai turis mancanegara
Tapi apa beda? Hanya status yang merdeka
Kenyataannya? Penuh tanda tanya!
Kezaliman merajalela, penjahat dimana-mana
Mau mengadu pada siapa?!
Pada hukum?! Hukum yang mana?!
Yang ada hanya hukum Rimba
Siapa lemah dia kalah
Para penguasa merasa gagah
Duduk di singgasana dengan ponggah
Lupa pada janji yang dulu diikrarkannya
pada rakyat jelata
Lalu pura-pura Amnesia
Pok..pok..pok….
Setan menepuk dada, Bangga!
Bangkitlah Indonesiaku
”Bersatu kita teguh, Bercerai kita runtuh”
Bukankah itu semboyan nenek moyang kita dulu?
Yang selalu di teriakkan disegala penjuru
Lepaskan diri dari tirani yang membelenggu