Sebuah Penghargaan untuk Sahabat-Sahabat Ku

2015161498(Wew! Apa benar
kita nge-kos disini?! Maaf sodara-sodara sayah salah mempostingkan
gambar ((^_^)) ,*bukankah ini kesengajaan :P*)

K’Rut, Arta, Pinta, Darma, Hasna, K’Rita, Irma, Winie dan aku ; untuk selanjutnya disebut Nine Girl’s  

Persahabatan yang kita bangun dari awal perkenalan sampai masing-masing diri dari kita terpisahkan oleh jarak dan waktu ,berkelana mencari potongan-potongan lempengan takdir dan nasib yang telah ditentukan oleh-Nya.

Melanjutkan perjuangan hidup setelah bersama-sama tinggal dalam satu atap di kos-an“gedung putih” tempat berteduh dari panasnya terik matahari dan dinginnya cuaca ketika hujan turun menguyur bumi

Canda tawa kita untuk saling mencela,
kenarcisan-kenarcisan kita(walau belum masuk 7 keajaiban dunia atau
bahkan Guinnes World Record), kenakalan-kenakalan kita untuk melanggar
peraturan yang dibuat dengan susah payah dan dera air mata ( berlebihan
! ) oleh B’Iwan dan K’Sri si empunya kos, kesedihan-kesedihan kita pada
akhir bulan P
, perjuangan – perjuangan kita ketika musim ujian tiba ( SKS = Sistem
Kebut Semalam, Teuteup! ), Perselisihan antara kita yang berakhir
dengan pelukan dan air mata.

Meskipun raga tak pernah berjumpa (berharap) suatu hari nanti kita dapat berkumpul kembali,  (arta, 2 jam perjumpaan di bandara sedikit meng-aus-kan rasa kangenku padamu((^_^))

Tetapi di memory ini takkan terhapus akurasi kenangan-kenangan penting perjuangan kita untuk mencapai cita-cita di kampus tercinta.

Semoga setiap atom peluh dan energi yang kita habiskan bersama baik suka dan duka, senyum dan derita dalam setiap daya dan usaha yang kita lalui bersama akan jadi sebuah berkas cahaya dan bintang terang  di hati dan memori sampai mampu dirasakan  oleh anak cucu kita nanti, walaupun tanpa menggunakan alat deteksi perasa apapun. 

Kenangan-kenangan itu takkan sekedar jadi impuls dan takkan bias  oleh waktu.

Tapi ia kan jadi selalu momentum yang jumlahnya akan tetap dan kekal setiap saat

Ia takkan kan memuai oleh suhu setinggi apapun

Ia takkan membeku oleh suhu serendah apapun

Ia juga takkan tenggelam bersama berlalunya waktu

Marilah kita berpegangan tangan untuk saling mendukung agar tetap berdiri tegak melawan gravitasi dan berjanji untuk tidak menjadi dua kutub magnet yang saling bertolak belakang serta saling menyerang.

Jangan sampai terkontaminasi oleh radiasi dan tenggelam dalam kebahagian semu.

Meskipun raga terkorosi oleh usia tetapi hati tetap tulus semurni emas 24 karat dalam persahabatan kita.

Setiap failure yang kita ciptakan janganlah menjadikan hubungan persahabatan yang kita bagun sedemikian rupa merenggang  menjauh, tetapi jadikanlah ia sebagai alat mobilitas untuk menambah keahlian maintenance kita agar tetap menjaga persahabatan ini tetap di tempatnya tanpa terjadi pergeseran sekecil apapun.

Jadilah medan magnet yang mampu membuat dunia tertarik pada kita walau tanpa penghantar ataupun induksi

Buatlah dunia terfokus pada kita walau tanpa kaca pembesar dan teropong

Janganlah kita menjadi orang yang berprinsip ketidak pastian seperti Heisenberg

Jadilah orang yang tetap hatinya tanpa tergoyah oleh arus dan tegangan bolak-balik ricuhnya dunia

Teruslah bergerak lurus tanpa harus berubah tak beraturan

Tetaplah sederhana dalam batas frekuensi audio

Dimana setiap orang bisa dan mau mendengarkanmu walau tanpa melalui medium perambatan bunyi model apapun itu nanti

Leave a Reply