Archive for March, 2008

Pendidikan Anak Usia Dini (0-7 Tahun)

Monday, March 31st, 2008

anak-usia-dini.jpgAnak
merupakan amanah dari Allah bagi para orangtua.adalah kewajiban
orangtua memberikan bekal yang terbaik buat mereka. kenapa di zaman
sekarang ini anak-anak kita susah sekali melepaskan diri dari narkoba
dan seksualitas, itu karena para orangtua tidak membuat fondasi yang kuat pada usia dini

 

aku teringat sebuah lagu yang waktu kecil-kecil dulu sering dinyanyikan bersama teman-teman, yang liriknya seperti ini :

 

Belajar diwaktu kecil

Bagai mengukir diatas batu

Belajar sesudah dewasa

Laksana  mengukir diatas air

 

Ilmu dunia akhirat

Wajib dituntut dipelajari

Dari kecilah engkau mendapat

Sudah Dewasa berguna kemana pergi

 

Belajar diwaktu kecil

Bagai mengukir diatas batu

Belajar sesudah dewasa

Laksana mengukir diatas air

 

Jangan sedih yatim piatu

Tiada berayah tiada beribu

Tapi sedihlah tak punya ilmu

Jalan mana.. yang mana hendak dituju

 

Belajar diwaktu kecil

Bagai mengukir diatas batu

Belajar sesudah dewasa

Laksana mengukir diatas air

 

Betapa pentingnya pendidikan di usia dini, seperti lirik lagu diatas mendidik anak dari  kecil
sama seperti kita mengukir diatas batu.Seperti yang disampaikan juga
oleh ibu Hj. Neno Warisman pada pengajian Ba’da Dhuha, ahad 9 Desember
2007 di Mesjid Agung Sunda Kelapa bahwa setiap bayi yang dilahirkan
kedunia diberikan oleh Allah kurang lebih 100 milyar neuron diotak
secara cuma-cuma, hanya saja neuron-neuron itu belum tersambung
sempurna. Alkisah ; Rasulullah SAW pernah menggendong seorang anak
sahabat beliau yang masih bayi, tiba-tiba anak tersebut mengencingi
gamis Rasulullah SAW, lantas ayah dari bayi tersebut karena merasa tak
enak hati segera merenggut bayi itu dari pangkuan Rasulullah SAW,
sehingga bayi tersebut terkejut dan menangis, Rasulullah SAW kemudian
berkata kepada sahabatnya itu :” Kencing anakmu digamisku bisa kucuci, tapi kaget anakmu tak bisa kau ganti!” .Apakah maksud dari perkataan Rasulullah SAW : tapi kaget anakmu tak bisa kau ganti ?

 

koneksi-sinaptik-copy.jpgRibuan abad jarak setelah Rasulullah SAW berkata demikian, seorang neurolog
tertarik untuk meneliti otak bayinya, setelah memasangkan alat-alat
dikepala bayinya lalu ia mulai melakukan percobaan, pertama ia membuat
suara-suara lucu (stimulan suara) untuk menggoda bayi tersebut (bahasa
jawanya : digudhang) , si bayi tertawa geli,kemudian peneliti
melihat pada layar apa yang terjadi pada otak anaknya ? Subhanallah ….
neuron-neuron yang berjumlah banyak tersebut saling bersambungan,
sambungan tersebut yang kemudian dalam ilmu kedokteran dinamakan koneksi Sinaptik ,
begitu pula ketika ia mengusap pipi bayi (stimulan taktil) tersebut
dengan sayang , juga ketika ia menggoda bayi tersebut hanya dengan
mimik wajah (stimulan penglihat) yang dibuat lucu , neuron-neuron yang
ada dikepala bayi saling bersambungan, menjadikan otak bayi tersebut
rimbun dan cerdas. setelah itu, tanpa sengaja kaki bayi tersebut
menendang salah satu kabel sehingga goyanglah gambar, sehingga peneliti
tersebut menjerit sama persisnya seperti sahabat nabi yang bayinya
mengencingi gamis beliau , mendengar jeritan si bayipun turut terkejut
dan apa yang kemudian terjadi? Si peneliti melihat ke layar, ribuan
neuron bahkan jutaan neuron yang ada di otak bayi tersebut bagaikan
tersambar halilintar hangus terbakar. Dan ternyata itulah arti dari
perkataan Rasulullah Saw : tapi kaget anakmu tak bisa kau ganti!.

 

Anak-anak yang kaget pada waktu bayi atau
anak yang teraniaya, kurang kasih sayang dari orangtuanya dan
lingkungan sekitar pada dini usia, maka akan menjadikan sambungan
neuron-neuron tersebut hangus terbakar, efeknya ; menjadikan anak-anak
tersebut akan kesulitan untuk memilih dan memilah mana yang baik untuk
dirinya dan mana yang tidak, kesulitan dalam memilih teman, kesulitan
untuk belajar, yang menyebabkan anak-anak tersebut mau ikutan gang
motor (misalnya) dan otak anak yang sehat, yang diperlakukan dengan
baik, yang tumbuh dengan kasih sayang  sehingga terjadi
koneksi sinaptik yang menyambungkan milyaran neoron-neoron yang ada
diotaknya,maka efeknya ; otak anak-anak tersebut menjadi rimbun dan
cerdas.

 

tv-copy.jpgSekarang
ini banyak para ibu yang tak mau direpotkan oleh anak-anaknya, demi
menjauhi kerepotan tadi para ibu tega membiarkan berjam-jam
anak-anaknya yang masih dibawah umur (bahkan dibawah umur 7 tahun)
untuk dirampok pola pikirnya oleh kotak hitam bergambar bernama
televisi, kita sendiri semua tahu program seperti apa yang disajikan
oleh pertelevisian Indonesia, memberikan tayangan-tayangan berdasarkan
sebuah lembaga,yaitu lembaga rating dimana alat ukurnya bernama “People Meter” yang (mungkin) hanya diambil samplenya pada 1 keluarga saja, saya katakan mungkin
karena pernahkah lembaga rating tersebut memberikan angket
kerumah-rumah kita dan menanyakan tayangan seperti apa yang kita suka?!
Tidak pernah! Inilah kebohongan besar yang dilakukan oleh lembaga
rating Indonesia, menurut mereka tayangan seperti inilah yang
peminatnya banyak ditonton oleh pemirsa, contoh ; sinetron tentang
percintaan, kartun-kartun dengan kekerasan, atau tayangan show seperti
WWE Smack Down (masih ingatkan berapa jumlah anak yang meninggal  akibat tayangan ini?) ,tayangan-tayangan
yang menjurus ke pornografi, bahkan tragisnya lagi tayangan-tayangan
tersebut ditayangkan pada saat sebelum jam-jam tidur mereka, akibatnya
anak-anak itu dipaksa dewasa sebelum waktunya.

 

Apa yang terjadi kalau anak-anak sudah
dirasuki oleh kesukaan untuk melihat gambar pornografi, setelah
diadakan oleh para peneliti ternyata bahaya pornografi lebih jauh
berbahaya daripada pemakaian narkoba, jikalau narkoba yang dirusak
hanya otaknya,tetapi kerusakaan yang ditimbulkan oleh pornografi adalah
kerusakan jasmani dan sekaligus rohani kita.

 

Banyak faktor yang mendukung pembentukan karakter anak :

- Rumahnya

- Sekolahnya

- Dan Lingkungannya

 

Awal pembentukan karekter anak dimulai dari
dalam rumahnya, dimulai dari ketika anak masih berusia dini.Maka
kuncinya untuk para orangtua adalah dengan tidak marah-marah, tidak
ancam-ancam, apalagi pukul-pukul sehingga otak anak menjadi Rimbun dan Cerdas, perlakukan anak-anak usia dini dengan penghargaan dengan kata yang benar, kata-kata halus penuh kasih sayang.

 

Diakhir ceramah ibu Hj. Neno Warisman memberikan kami oleh-oleh para jama’ah pengajian tentang True Story
mengenai seorang ibu yang tidak sekolah, seorang ibu yang sabar dalam
mendidik anaknya, sehingga anaknya menjadi seorang Jendral, yang
sekarang berbintang 4.

 

(sebut saja) ibu tersebut bernama ibu Sastro
yang mempunyai anak (sebut saja)bernama Joko usia 4th(masih dini usia)
, dimana usia dini 0-7 tahun adalah usia anak-anak mau tahu segalanya,
yang nakalnya luar biasa.

 

Karena mereka tinggal didesa dan bukan
berasal dari keluarga kaya maka rumahnya berhimpitan dengan kandang
ayam ,suatu hari Joko bermain-main di kandang ayam, tiba-tiba Joko
menangis karena dipahanya ada kotoran ayamnya.Mari kita lihat dialog
seperti apa yang terjadi antara ibu Sastro dan Joko, putranya.

 

Joko :”eeeeeeng..eeeeng..eeeeng, mbook..mbook…eeng..eeng” (eeeeng…eeeng..eeeng , ibu …ibu…eeeeng….eeeng)

 

Keluarlah ibu Sastro dari dalam rumah

 

Ibu Sastro :”ono opo le..?” (ada apa nak?)

Joko :” eeeeng …ono telek “ sambil menunjuk pahanya (eeeeng…ada tai)

Ibu Sastro :” loh..loh kok telek iso ndek kono?”ujar ibu Sastro sambil bercanda(loh..loh kok tai bisa ada disana?)

Joko :”eeeng..eeeng lesik i….lesik i “ (eeeeng…eeeng..bersihkan..bersihkan)

Ibu Sastro :” oh..ngono to, jaluk diresik i toh, yo wes tak resik i”(oh..begitu ya, minta dibersihkan ya, ya sudah sini aku bersihkan)

 

Dibersihkanlah dengan tangan oleh ibu
Sastro, jatuhlah kotoran ayam tersebut ketanah, lalu ibu Sastro masuk
kedalam, ia pikir telah selesai, tiba-tiba Joko menangis lagi.

 

Joko :” ”eeeeeeng..eeeeng..eeeeng, mbook..mbook…eeng..eeng” (eeeeng…eeeng..eeeng , ibu …ibu…eeeeng….eeeng)

 

Keluarlah lagi ibu Sastro dari dalam rumah

 

Ibu Sastro :” Ono opo meneh le?”(ada apa lagi nak?)

Joko :” eeeeng…eeeng mbalek ke …mbalek ke “ sambil menunjuk ketanah (eeeng..eeeng…balikkan…balikkan)

Ibu Sastro : “loh eneng opo?” (lo ada apa?)

 

Ternyata Joko meminta kotoran ayam yang sudah jatuh ketanah tadi minta dikembalikan kepahanya . Apa yang Ibu Sastro lakukan?

 

Ibu Sastro :” Loh kepiye toh nger, tadi njaluk dieresik i saiki njaluk di balikke, ngono toh ,yo wes tak balekke” (loh gimana sih nak, tadi minta dibersihkan sekarang minta dibalikkan, gitu yah, ya sudah aku balikkan)

 

Ditaruhnya lagi kotoran ayam
tadi kepaha Joko, setelah itu kemudian bu Sastro kedalam mencuci
tangannya, tetapi Joko menangis lebih keras lagi.

 

Joko :” ”eeeeeeng..eeeeng..eeeeng, mbook..mbook…eeng..eeng” (eeeeng…eeeng..eeeng , ibu …ibu…eeeeng….eeeng)

 

Keluarlah ibu sostro dari dalam rumah.

 

Ibu Sastro: “ ono opo meneh toh nger?” (ada apa lagi sih nak?)

 

Joko :eeeeng…eeeng…ola podo ….eeeeng ola podo”(eeeeeng..eeeeng..tidak sama..eeeeng tidak sama)

 

Joko meminta kotoran yang telah jatuh
ketanah tersebut dikembalikan dalam keadaan sama.kira-kira apakah yang
dilakukan oleh Ibu Sostro?mencubit, menjewer Joko?!

 

Hidup memang isinya pilihan demi pilihan.Ibu
Sastro juga dihadapkan pada pilihan, mau apa dengan anaknya yang
seperti ini?Ternyata ibu Sostro terbimbing untuk melakukan sesuatu yang
luar biasa .ia duduk setentang dengan mata anaknya, kemudian tangannya
ia utus untuk mengusap pundaknya, mulutnya mengeluarkan kalimat demi
kalimat, airmatanya telah keluar, hatinya kesal tapi ia kalahkan
hatinya demi masa depan anaknya.mari kita lihat apa yang ibu Sastro
katakan pada anaknya

 

Ibu Sastro:”oalah le..le..mugi mugi sisuk
gedhe koe dadi Jendral yo leee, la wong arek cilik seneng nge
ngongkon-ngongkon kayak Jendral”
sambil tangannya mengusap-ngusap pundak Joko (oalah…nak..nak..mudah-mudahan
besok gede kamu jadi Jendral ya nak,orang anak kecil kok sukanya
perintah-perintah seperti Jendral)

 

Ternyata tidak hanya sekali itu saja Joko
berbuat nakal, tetapi ibu Sastro tetap sabar menghadapi anaknya.yang
kemudian jadi pertanyaanya adalah :Apakah Joko jadi Jendral ? Ya, Joko
benar menjadi Jendral yang sekarang sudah berbintang 4 .itu adalah
berkat kekuatan doa yang diucapkan oleh ibu Sastro.

 

Ketika suatu hari Joko diwawancara, beliau berkata :” saya jadi jendral bukan karena saya pintar, tapi karena ibu saya sabar”

 lv.jpg

Demikianlah ceramah ba’da Dhuha yang
disampaikan oleh ibu Hj. Neno Warisman pada hari ahad 9 Desember 2007
di Mesjid Agung Sunda Kelapa yang kemudian isi ceramahnya menstimulir
otak saya untuk mengubahnya kedalam bentuk tulisan.Mohon maaf jika ada
kesalahan dalam penulisan, khususnya pada bagian dialog antar Ibu
Sastro dan Joko, Maklum aku kan bukan orang Jawa P


Tiba-Tiba kepalaku Mumet

Friday, March 28th, 2008

WaterandDi kantor aku lagi ribut soal pajak

 

Bos aku  :” Ides seharusnya sekarang sudah  harus  punya NPWP pribadi, ntar…bla…bla…”

 

Aku :” oh ya pak, begitu ya “ (sambil tersenyum simpul tanpa mengiyakan,

Duh! mumet kepalaku kalau menyangkut soal pajak)

 

Bos aku : ” Iya, ntar…bla…bla…bla”

 

Aku : ” he..he..”(ketawa gak jelas tanpa meng-iya-kan atau meng-tidak-an )

 

Lain Waktu

 

Teman Kerja aku : ”Mbak sebenarnya pajak itu haramlah”

 

Aku : ”oh ya?! ” (duh!masih ngebahas  seputar pajak yah ( , Mumet kepalaku)

 

Teman kerja aku : “ iya!, apa-an tuh ada slogan orang bijak taat pajak,
padahalkan bahasa kasarnya pajak sama aja dengan upeti, padahalkan
nge-zakat aja udah ya, trus uang pajaknya juga gak tau dipake buat
apaan, gak jelas!”

 

Aku : “oh..gitu yah(dengar pajak, otak langsung nge-blank, hmpff!)

 

Teman kerja aku : ”iya, coba di Arab sana mana ada yang namanya Pajak”

 

Aku : (mengangguk-angguk sambil bergumam dalam hati, apa iya yah?!)

 

Pembicaaran ini berhenti sampai disini

 

(hmm klu orang pajak baca blog ini rumahku didatang-in gak yah sama mereka, hmpff!)

 



Sebuah Penghargaan untuk Sahabat-Sahabat Ku

Thursday, March 27th, 2008

2015161498(Wew! Apa benar
kita nge-kos disini?! Maaf sodara-sodara sayah salah mempostingkan
gambar ((^_^)) ,*bukankah ini kesengajaan :P*)

K’Rut, Arta, Pinta, Darma, Hasna, K’Rita, Irma, Winie dan aku ; untuk selanjutnya disebut Nine Girl’s  

Persahabatan yang kita bangun dari awal perkenalan sampai masing-masing diri dari kita terpisahkan oleh jarak dan waktu ,berkelana mencari potongan-potongan lempengan takdir dan nasib yang telah ditentukan oleh-Nya.

Melanjutkan perjuangan hidup setelah bersama-sama tinggal dalam satu atap di kos-an“gedung putih” tempat berteduh dari panasnya terik matahari dan dinginnya cuaca ketika hujan turun menguyur bumi

Canda tawa kita untuk saling mencela,
kenarcisan-kenarcisan kita(walau belum masuk 7 keajaiban dunia atau
bahkan Guinnes World Record), kenakalan-kenakalan kita untuk melanggar
peraturan yang dibuat dengan susah payah dan dera air mata ( berlebihan
! ) oleh B’Iwan dan K’Sri si empunya kos, kesedihan-kesedihan kita pada
akhir bulan P
, perjuangan – perjuangan kita ketika musim ujian tiba ( SKS = Sistem
Kebut Semalam, Teuteup! ), Perselisihan antara kita yang berakhir
dengan pelukan dan air mata.

Meskipun raga tak pernah berjumpa (berharap) suatu hari nanti kita dapat berkumpul kembali,  (arta, 2 jam perjumpaan di bandara sedikit meng-aus-kan rasa kangenku padamu((^_^))

Tetapi di memory ini takkan terhapus akurasi kenangan-kenangan penting perjuangan kita untuk mencapai cita-cita di kampus tercinta.

Semoga setiap atom peluh dan energi yang kita habiskan bersama baik suka dan duka, senyum dan derita dalam setiap daya dan usaha yang kita lalui bersama akan jadi sebuah berkas cahaya dan bintang terang  di hati dan memori sampai mampu dirasakan  oleh anak cucu kita nanti, walaupun tanpa menggunakan alat deteksi perasa apapun. 

Kenangan-kenangan itu takkan sekedar jadi impuls dan takkan bias  oleh waktu.

Tapi ia kan jadi selalu momentum yang jumlahnya akan tetap dan kekal setiap saat

Ia takkan kan memuai oleh suhu setinggi apapun

Ia takkan membeku oleh suhu serendah apapun

Ia juga takkan tenggelam bersama berlalunya waktu

Marilah kita berpegangan tangan untuk saling mendukung agar tetap berdiri tegak melawan gravitasi dan berjanji untuk tidak menjadi dua kutub magnet yang saling bertolak belakang serta saling menyerang.

Jangan sampai terkontaminasi oleh radiasi dan tenggelam dalam kebahagian semu.

Meskipun raga terkorosi oleh usia tetapi hati tetap tulus semurni emas 24 karat dalam persahabatan kita.

Setiap failure yang kita ciptakan janganlah menjadikan hubungan persahabatan yang kita bagun sedemikian rupa merenggang  menjauh, tetapi jadikanlah ia sebagai alat mobilitas untuk menambah keahlian maintenance kita agar tetap menjaga persahabatan ini tetap di tempatnya tanpa terjadi pergeseran sekecil apapun.

Jadilah medan magnet yang mampu membuat dunia tertarik pada kita walau tanpa penghantar ataupun induksi

Buatlah dunia terfokus pada kita walau tanpa kaca pembesar dan teropong

Janganlah kita menjadi orang yang berprinsip ketidak pastian seperti Heisenberg

Jadilah orang yang tetap hatinya tanpa tergoyah oleh arus dan tegangan bolak-balik ricuhnya dunia

Teruslah bergerak lurus tanpa harus berubah tak beraturan

Tetaplah sederhana dalam batas frekuensi audio

Dimana setiap orang bisa dan mau mendengarkanmu walau tanpa melalui medium perambatan bunyi model apapun itu nanti

TAk SeLamAnYa BEgiTu!

Tuesday, March 18th, 2008

 

Tak lagi terang

Sebab matahari tlah menghilang

Di balik awan yang kian tampakkan
warna kelam

Cuaca dingin kian merajam

Itu sebab kini hujan datang

 

 Duhai
adik kecil

 Jangan
bersedih, tak selamanya hari begini

 Esok matahari kan kembali

 Bersamamu ia bernyayi

 Bersamamu ia menari

 Bersamamu kembali merajut hati

 

Ststststst
Tidurlah adik kecil

Senandung
ku temani tidurmu

Bermimpilah
malam ini

Tentang
bintang

Tentang
bulan

Tentang
semua keindahan ciptaan Tuhan

 

 Ketika kau terjaga esok hari

 Siapkan langkah kecilmu

 Tuk mengejar matahari

 Dengan senyum dibibir yang tak lagi
kelabu

 

Jika
suatu saat nanti

Hari
kembali tak terang

Mari
kita ulang

Seperti
yang dulu pernah kita lakukan

 

 Untuk sementara

 Mungkin perlu sejenak jeda

 Seperti sebuah tulisan dengan tanda
baca koma ( , )

 Menjadikannya semakin Indah

 

Jangan
bersedih adik kecilku

 

Jakarta,
19 Maret 2008 [12.45]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mendadak Nulis

Monday, March 17th, 2008

Images_1

Versi Film dari Novel Best seller karangan Habiburrahman El
Shirazy, film yang ditunggu-tunggu–tak terkecuali saya-,semoga ini adalah awal
yang lebih baik untuk perfilm-an Indonesia, meskipun beberapa orang yang telah
menonton film ini memberikan komentar yang negatif dan pesimis tetapi saya
adalah salah seorang dari beberapa orang yang menunggu perfilm-an Indonesia berproses
menjadi lebih baik lagi.Beberapa waktu yang lalu saya pernah ikut seminar yang
salah satu pembicaranya adalah seorang sutradara juga suami artis terkenal mbak
Anneke putri yaitu Syaeful G. Wathon, seorang peserta seminar bertanya apakah
Bapak Syaeful G. Wathon juga berniat untuk membuat film seperti Ayat-ayat Cinta,
lalu ia mulai bercerita bahwa ia dulu pernah menyutradarai dimana dalam film
tersebut ada adegan pemerkosaannya,lalu ia mulai berfikir bagaimana
menggambarkannya secara tidak vulgar kedalam bentuk film, kemudian ia hanya
menampilkan suara wanita yang diperkosa…tetapi alhasil produser menjadi sangat murka.Dan
beginilah cerminan dari perfilm-an Indonesia saat ini, yang sangat menjujung
tinggi pornografi , mereka bilang “ Jika tidak begitu, tak laku!”.Weits siapa
bilang?!.Tidakkah kita berfikir bahwa membuat suatu karya film membutuhkan
banyak orang yang terlibat didalamnya, di sana perlu seorang produser dan artis
yang handal dan mau berperan dalam sebuah film religius serta pemilik modal yang tidak mudah untuk meyakininya
bahwa membuat film tanpa pornografi-pun mampu mempunyai nilai jual.Maka dengan
adanya film Ayat-ayat Cinta alangkah lebih bersyukurnya kita karena dapat
membuat film yang satu langkah lebih baik secara moril.

 

Mendadak nulis setelah membaca banyak artikel tentang review
film AAC yang berkomentar miring, ditulis dengan terburu-buru tapi tetap dalam
kesadaran penuh , baru berkesempatan memposting karena sibuk..ee lebih tepatnya
sok sibuk! :P  , sambil menunggu jemputan
adek tersayang :D

 

Satu puisi yang
aku suka :

 

Tanyaku padamu

 

Tanyaku Padamu

Oleh : Shelly Natalia

 

Dunia

Selalu ada salah dalam
setiap langkah kami

Sehingga kritik selalui
mengintai

Hentakan tapak kaki

 

Satu prototipekah
pandanganmu pada kami

Pemberontak, liar, tak
berdaya, tak berguna, tak tahu diri

 

 

 

 

oleh :
Shelly Natalia

 

Dunia

Selalukah ada
salah dalam setiap langkah kami

Sehingga kritik selalu mengintai

Hentakan tapak kaki

Satu prototipekah pandanganmu pada kami

Pemberontak, liar, tak berdaya, tak
berguna, tak tahu diri

Diumumkan deretan aturan segala kekangan
dalam napas

Panduan sikap kamus yang sempurna

Dengan cara itukah mereka dibina wahai
dunia

Seakan berjalan dalam langkah disertai
pemberat besi

Penonton di segala sisi

Ditambah tatapan mata terpatri

Orang berkata

Jangan begini tidak begitu

Kami dulu tidak seperti ini

Lalu seperti apa mereka dulu

Tuan dan Nyonya sempurna?

Bilakah kami terbang jika dijatuhkan

Bilakah kami tinggi kala direndahkan

Yang kami butuhkan tidak paksaan tidak
aturan

Tapi dorongan dan kepercayaan

Bolehkah?