ANAK dan BUNDA
Ini hanya goresan pena
Pada kertas lusuh yang di punggut dari tanah
Ini hanya goresan pena
Dari kertas yang terbuang
Mencoba berikan makna
Bercerita tentang dua generasi
Saling mengerti dan coba pahami
Arti dari hidup ini
Anak menghormati, Bunda mengasihi
Dua generasi
Yang bersatu lewat hati
Melukis dunia dengan bahagia
Canda sebagai warna dan
Tawa kuasnya
Di bingkai indah dengan agama
Menjadikan lukisan tak ternilai harganya
Ketika salah satu antara mereka khilaf
Yang lain mampu netralisir cacatnya
Hingga tetap terlihat indah dimata
Anak dan Bunda
Dua generasi beda raga
Satukan visi dan misi
Mencapai kebahagiaan yang hakiki
Mengharapkan Ridho Ilahi
(
Jakarta , malam-malam merana karena bangkai tikus mendera
, Biarkan saja! Alhamdulilah masih bisa berkarya,JIWAKU DARI SISI ANAK DAN CALON BUNDA,oneday, Insya Allah, 22 Mei 2007)