ArTi SEbUah ProSEs !
Yupz pren, kayaknya bukan sebuah rahasia lagi kalau apapun kejadian yang ada di dunia ini membutuhkan sebuah proses.
Seperti jika ibu ingin memasak opor ayam, untuk beli bahan masakan ibu membutuhkan uang,maka dari itu ibu bekerja, setelah mendapatkan uang ibu beli bahan masakan ke pasar, setelah mendapatkan bahan baru ibu mulai memasak sehingga akhirnya menjadi opor ayam, Kita baru bisa menikmati opor ayam setelah ibu melewati proses yang begitu panjang.
Begitu juga dengan hijrahnya kita dari prilaku yang kurang baik menjadi seorang pribadi yang manis, tapi tetap NO BODY PERFECT!
Dulu ketika aku putuskan untuk memakai jilbab, ada seorang dengan pandangan underestimate berburuk sangka terhadapku, dia bilang “ ah, kamu mana pantas pake jilbab, sholatnya ajah masih suka lalai, orang pake jilbab itu orang yang sudah bisa sholat tepat waktu.”
Ya benar, aku akui kalau sholatku masih suka lalai, tapi aku pakai jilbab semata-mata karena aku mempunyai niat untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi dari kemarin-kemarin.Bukan karena aku ingin mendapat pujian atau ingin dipandang orang sebagai seorang yang ahli agama.Niatku Lillahita’alla untuk memperbaiki diri, titik!
Menjadi wanita akhir zaman yang mempunyai cita-cita menjadi sholeha,butuh proses bukan?!
Aku pernah melihat tayangan di TV swasta yang menayangkan statement om Gito Rollis,mantan salah satu Rocker Indonesia yang telah hijrah ke dunia yang lebih baik , beliau bilang begini “ aku pakai jubah dan kopiah setiap hari bukan karena aku ingin di panggil ustad atau kyai, aku hanya membentengi diriku untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi, dulu aku suka nongkrong dipinggir jalan sambil minum-minuman terlarang dan sekarang aku tidak ingin mengulanginya lagi, nah dengan memakai jubah dan kopiah ini seandainya ketemu teman yang sedang nongkrong-nongkrong di jalan, mereka akan enggan mengajak aku untuk nongkrong sambil minum-minum seperti dulu,bahkan untuk sekedar ngobrol,dalam masa proses menjadi manusia yang lebih baik, godaan syeitan akan lebih kuat.” Subhannallah, semoga tercapai apa yang telah om Gito niatkan, Innamal a’malluubinniat, awali amal yang baik dengan niat, Insya_Allah Allah akan mengabulkan (Amin)
Seorang penulis novel yang aku lupa namanya juga menuliskan statement yang kira-kira tulisannya seperti ini “ aku pakai jilbab bukan untuk dipandang orang sebagai ustazah, hanya untuk membentengi diri untuk menjadi manusia yang lebih baik, gak mungkinkan aku pacaran pegangan tangan di depan umum sementara aku pakai jilbab, malu dong dengan jilbab.”
Yups, aku setuju banget, untuk menjadi manusia yang lebih baik dimata Allah membutuhkan proses yang panjang, mungkin dimulai dengan membentengi diri sendiri lalu kemudian perlahan-lahan mengisi jiwa dengan segala amal kebaikan untuk menjadi manusia yang hampir mendekati sempurna di mata Allah,Insya_Allah.
Seperti yang aku bilang diatas tadi, semua butuh proses.Opor ayam baru bisa kita nikmati setelah melewati proses yang panjang, tidak dengan bilang BIM SALABIM jadilah opor ayam, menghayal qaleeee
itumah adanya Cuma didongeng-dongen doang
Seorang bayi yang baru lahir satu hari dari rahim seorang ibu langsung berdiri dan berjalan menuju ke komputer lalu menulis sebuah novel yang langsung sukses dipasaran,dipaksa jutaan kali buat percaya juga, aku gak bakalan percaya.sueeeer!
Ketika seseorang mulai mempunyai niat untuk hijrah menjadi manusia yang lebih baik mungkin ada pro dan kontra, terimakasih untuk orang yang pro/mendukung niat baik kita, tetapi janganlah langsung menyerah dan langsung jatuh akibat prilaku serta pandangan yang buruk dari orang yang kontra ke kita, cobalah untuk menjadi seorang yang tuli untuk tidak mendengarkan kata-kata mereka demi terwujudnya niat kita menjadi manusia yang lebih baik, tetaplah istiqomah dan selalu percaya bahwa Allah akan melindungi kita, karena toh niat kita juga baik , ingin mendekatkan diri kepadaNya. Dan pada akhirnya dengarlah teriakan-teriakan yang menyatakan YOU WIN !! Allahuakhbar
March 8th, 2007 at 6:11 pm
Ya, Setuju!!! Semua butuh proses…tapi jangan terlena dan berleha-leha, hidup kita cuma sebentar karenanya kita harus bersegera terhadap rahmat Allah.
“Dan orang-orang yang memelihara shalatnya, mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (yakni) yang akan mewarisi surga firdaus, mereka kekal di dalamnya.” (Al-Mu’minun : 9-11)
“Celakalah orang-orang yang shalat, yaitu orang yang lalai dalam shalatnya (menunda-nunda sehingga keluar dari waktunya).” (Al-Ma’un : 4-5)
“Ya Allah, Perbaikilah kehidupan religiku, yang ia adalah benteng bagi segala urusanku. Perbaikai urusan duniawiku yang padanya kehidupanku. Perbaikilah akhiratku, yang kepadanya tempatku kembali. Jadikanlah hidup ini sebagai lahan upayaku menambah segala kebajikan, dan jadikanlah mati sebagai titik henti bagiku dari segala keburukan” [Muslim, Shahih Muslim, Kitab Adz-Dzikr Wad-Du’a wat-Taubah wal Istighfar, bab At-Ta’awwudz min Syarri Ma’ Amila wa Min Syarri Malam Ya’mal]
“Yups, aku setuju banget, untuk menjadi manusia yang lebih baik dimata Allah membutuhkan proses yang panjang, mungkin dimulai dengan membentengi diri sendiri lalu kemudian perlahan-lahan mengisi jiwa dengan segala amal kebaikan untuk menjadi manusia yang hampir mendekati sempurna di mata Allah, Insya Allah.”
Saya pun setuju sekali dengan ungkapan ini…
Hal yang pertama memang bentengi dulu, baru kemudian di isi dengan amal kebaikan semampu kita…
Dari Abu Hurairah Abdurrahman bin Sakhr radhiallahuanhu dia berkata : Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Apa yang aku larang hendaklah kalian menghindarinya dan apa yang aku perintahkan maka hendaklah kalian laksanakan semampu kalian. Sesungguhnya kehancuran orang-orang sebelum kalian adalah karena banyaknya pertanyaan mereka (yang tidak berguna) dan penentangan mereka terhadap nabi-nabi mereka. (HR Bukhori dan Muslim)
April 9th, 2007 at 9:14 pm
opor ayam di kuali
sayur asemnya pedes
gak nyambung yah… haha…
ga ada yg sempurna…. semuanya melakukan evolusi…. dan jgn pernah ragu dg niat baik…. seperti halnya diriku sendiri…. aq selalu menutup masa laluku yg sebenarnya itu seperti apa…. yah… memang lucu…. tapi itu adl bukti klo aq malu dengan masa laluku sendiri….. hanya bbrp orang yg benar2 tau masa laluku yg klo boleh aq bilang hitam kelam dan gulita….. tapi masa lalu….. kini adl kini….. dan kini aq sudah berbeda dr yg dulu….. yah…. haha…. lucu juga….. dibilang pernah jadi anak turunan santri tapi juga pernah jadi mantan anak santri lalu juga jadi mantan preman…. haha….. biarlah semua berlalu….. demi masa depan yg lebih baik……