Archive for March, 2007

Pesona Pribadi LoW ProFile

Tuesday, March 13th, 2007

Ketika rasa simpati yang ditimbulkan oleh kesederhanaan mulai mengalahkan akal pikiran yang objektif, semua tertegun, semua takjub..”kok bisa yah?!”

Fakta bicara, ya bisa!Mungkin masih segar dalam ingatan kita ajang pencari bakat yang ditayangkan oleh tv-tv swasta tanah air, yups! Veri AVI dan Ikhsan Idol salah satu bukti nyata pesona sebuah kesederhanaan.  Kalau dilihat dari penilaian objektif, suara peserta-peserta lain banyak yang lebih bagus dan mungkin lebih layak untuk menjadi pemenang dalam pemilihan tersebut, tetapi mengapa mereka yang terpilih?!kenapa mereka yang jadi idola?!yang notabene gak punya tim sukses sama sekali.Bingung?! gak usah bingung lagi pren, terkadang jika hati nurani sudah berkata, akal pikiran jadi tidak berarti apa-apa.

Kalau boleh jujur, siapa sih yang tidak bersimpati dengan sebuah kejujuran, kepolosan, keramahan, kebaikan yang tulus, yang di berikan seseorang dalam gambaran pribadi yang low profile?

Tukul Arwana, yesterday he’s nothing but today he’s something, lewat empat matanya mampu menghipnotis pemirsa, bukan hanya di tanah air saja, tetapi telah sampai ke mancanegara, wow!Lewat keserhanaan, bicaranya yang ceplas ceplos but just kidding just for laugh , katrok tenan :P, sekaligus ndeso [tak sobek-sobek mulutmu :D] sukses besar tapi tetap low profile.

High apa kabar? :D

Jadi teringat percakapanku dengan teman kuliah dulu, dia bilang “ untuk menjadi orang terkenal harus punya salah satu dari 4 hal, mau tau 4 hal itu apa ajah?” akupun menganggukkan kepala, terus dia bilang “ 1] Kaya  2] Cantik/Tampan  3] Pintar  4] Banyak Bicara. kalau tidak punya salah dari empat hal tersebut,jangan mimpi deh bisa terkenal “ dan akupun membenarkan hal itu, tapi ternyata ada 1 hal yang lebih penting dari sekedar terkenal yaitu memperoleh simpati banyak orang dengan menjadi seorang yang LOW PROFILE .

Terkenal akan pudar di hapus waktu ketika si Kaya jatuh Miskin, si Cantik/Tampan berubah menjadi si Buruk Rupa, si Pintar telah Pikun di makan usia, si Banyak Bicara jadi Bisu terkena struk, Tapiiiiiiii Somebody yang telah menang mendapatkan simpati banyak orang akan selalu dikenal dari hayat masih di kandung badan sampai badan dimasukkan ke liang lahat.

So Ladies and Gentlemen, who next the winner ???

Ikan Hiu naik perahu, Yuk yak Yuuuuuk !!! =))

ArTi SEbUah ProSEs !

Wednesday, March 7th, 2007

Yupz pren, kayaknya bukan sebuah rahasia lagi kalau apapun kejadian yang ada di dunia ini membutuhkan sebuah proses.

Seperti jika ibu ingin memasak opor ayam, untuk beli bahan masakan ibu membutuhkan uang,maka dari itu ibu bekerja, setelah mendapatkan uang ibu beli bahan masakan ke pasar, setelah mendapatkan bahan baru ibu mulai memasak sehingga akhirnya menjadi opor ayam, Kita baru bisa menikmati opor ayam setelah ibu melewati proses yang begitu panjang.

Begitu juga dengan hijrahnya kita dari prilaku yang kurang baik menjadi seorang pribadi yang manis, tapi tetap NO BODY PERFECT!

Dulu ketika aku putuskan untuk memakai jilbab, ada seorang dengan pandangan underestimate berburuk sangka terhadapku, dia bilang “ ah, kamu mana pantas pake jilbab, sholatnya ajah masih suka lalai, orang pake jilbab itu orang yang sudah bisa sholat tepat waktu.”

Ya benar, aku akui kalau sholatku masih suka lalai, tapi aku pakai jilbab semata-mata karena aku mempunyai niat untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi dari kemarin-kemarin.Bukan karena aku ingin mendapat pujian atau ingin dipandang orang sebagai seorang yang ahli agama.Niatku Lillahita’alla untuk memperbaiki diri, titik!

Menjadi wanita akhir zaman yang mempunyai cita-cita menjadi sholeha,butuh proses bukan?!

Aku pernah melihat tayangan di TV swasta yang menayangkan statement om Gito Rollis,mantan salah satu Rocker Indonesia yang telah hijrah ke dunia yang lebih baik , beliau bilang begini “ aku pakai jubah dan kopiah setiap hari bukan karena aku ingin di panggil ustad atau kyai, aku hanya membentengi diriku untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi, dulu aku suka nongkrong dipinggir jalan sambil minum-minuman terlarang dan sekarang aku tidak ingin mengulanginya lagi, nah dengan memakai jubah dan kopiah ini seandainya ketemu teman yang sedang nongkrong-nongkrong di jalan, mereka akan enggan mengajak aku untuk nongkrong sambil minum-minum seperti dulu,bahkan untuk sekedar ngobrol,dalam masa proses menjadi manusia yang lebih baik, godaan syeitan akan lebih kuat.” Subhannallah, semoga tercapai apa yang telah om Gito niatkan, Innamal a’malluubinniat, awali amal yang baik dengan niat, Insya_Allah Allah akan mengabulkan (Amin)

Seorang penulis novel yang aku lupa namanya juga menuliskan statement yang kira-kira tulisannya seperti ini “ aku pakai jilbab bukan untuk dipandang orang sebagai ustazah, hanya untuk membentengi diri untuk menjadi manusia yang lebih baik, gak mungkinkan aku pacaran pegangan tangan di depan umum sementara aku pakai jilbab, malu dong dengan jilbab.”

Yups, aku setuju banget, untuk menjadi manusia yang lebih baik dimata Allah membutuhkan proses yang panjang, mungkin dimulai dengan membentengi diri sendiri lalu kemudian perlahan-lahan mengisi jiwa dengan segala amal kebaikan untuk menjadi manusia yang hampir mendekati sempurna di mata Allah,Insya_Allah.

Seperti yang aku bilang diatas tadi, semua butuh proses.Opor ayam baru bisa kita nikmati setelah melewati proses yang panjang, tidak dengan bilang BIM SALABIM jadilah opor ayam, menghayal qaleeee :P itumah adanya Cuma didongeng-dongen doang :D

Seorang bayi yang baru lahir satu hari dari rahim seorang ibu langsung berdiri dan berjalan menuju ke komputer lalu menulis sebuah novel yang langsung sukses dipasaran,dipaksa jutaan kali buat percaya juga, aku gak bakalan percaya.sueeeer!

Ketika seseorang mulai mempunyai niat untuk hijrah menjadi manusia yang lebih baik mungkin ada pro dan kontra, terimakasih untuk orang yang pro/mendukung niat baik kita, tetapi janganlah langsung menyerah dan langsung jatuh akibat prilaku serta pandangan yang buruk dari orang yang kontra ke kita, cobalah untuk menjadi seorang yang tuli untuk tidak mendengarkan kata-kata mereka demi terwujudnya niat kita menjadi manusia yang lebih baik, tetaplah istiqomah dan selalu percaya bahwa Allah akan melindungi kita, karena toh niat kita juga baik , ingin mendekatkan diri kepadaNya. Dan pada akhirnya dengarlah teriakan-teriakan yang menyatakan YOU WIN !! Allahuakhbar

NeGaTiVe THinKIng

Sunday, March 4th, 2007

Ada

sepasang suami istri yang tengah berbahagia karena mereka barusan mendapatkan momongan berupa putra pertama yang montok dan lucu. Mereka sangat mencintai sang putra, namun karena kesibukan mereka, mereka tidak selalu bisa menemaninya. Merekapun menyerahkan penjagaan sang putra kepada seekor kucing, sebut saja namanya Pussie.

Nah, suatu Ketika, mereka berdua pergi ke sebuah acara, sedangkan si baby diasuh oleh Pussie. Mereka percaya bahwa si Pussie akan menjaga sang baby dengan baik,Namun…apa yang terjadi, saudara-saudara?!

Ketika suami istri itu pulang, mereka melihat Pussie berdiri termangu di depan pintu dengan tubuh berlumuran darah. Sepertinya itu bukan darah si Pussie, karena kucing itu tampak segar bugar. Kecurigaan suami istri itupun muncul.

”Jangan-jangan, bayi kita dimakan Pussie,” bisik sang istri.”Bukankah Pussie memang sedang kelaparan?”

”Ah, masa?kan Pussie itu binatang yang sangat setia,” ujar sang suami.

”Meskipun setia seperti apa pun, yang namanya binatang, tetaplah binatang!Binatang itu tidak bisa menimbang mana yang baik dan mana yang buruk. Salah kita juga, percaya sama binatang.”

”Tetapi, apakah betul, Pussie yang membunuh anak kita?”

”Saya yakin!lihat, tubuh Pussie berlumuran darah. Darah siapa lagi kalau bukan darah anak kita?” Suara sang istri semakin meninggi karena kecemasannya.Melihat itu, sang suamipun menjadi marah. Dengan serta merta ia meraih tubuh Pussie dan melemparkannya ke jalan raya. Pada saat itu juga sebuah truk lewat, si Pussie pun terlindas dan mati seketika.

Nah, Sobat…apa yang terjadi sebenarnya? Ketika dengan kepedihan yang sangat mereka masuk kedalam rumah, ternyata mereka mendapati si baby masih segar bugar.Namun disamping sang baby, tergeletak bangkai seekor ular yang berlumuran darah. Segera saja suami istri itupun mengerti, ternyata si Pussie lah yang telah membunuh ular tersebut. Ular tersebut berniat memakan si baby, dan si Pussie dengan penuh tanggung jawab bertarung melawan musuh tuannya itu.

Hiks, kisahnya tragis banget, ya?Bayangkan gara-gara mengikuti prasangka, suami istri itu tega membunuh binatang yang telah mati-matian berjuang menyelamatkan anak mereka. Pussie yang lucu dan menggemaskan. Tragis, bukan?

Yups, friends, kisah itu memang Cuma dongeng, tetapi kita bisa mengambil hikmahnya. Dan dalam Alqur’an sendiri ditegaskan,

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati?Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha penerima tobat lagi Maha Penyayang. “(al-Hujaraat :12)

Tahukah anda bahwa sering kali sebuah kehancuran itu ternyata berawal dari prasangka negative kita terhadap sesuatu.